Sorong Today – Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) kembali menegaskan perannya dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Papua Barat Daya dengan mewisudakan sebanyak 285 mahasiswa strata satu (S1) dan magister pada tahun akademik 2025–2026, dalam prosesi wisuda yang digelar di Kota Sorong.
Rektor UNAMIN Sorong, Dr. Muhammad Ali, menjelaskan bahwa para lulusan tersebut terdiri dari Sarjana Angkatan ke-25 dan Magister Angkatan ke-3, yang telah menyelesaikan pendidikan sesuai bidang keilmuan masing-masing.
“Sebanyak 285 mahasiswa yang diwisudakan pada periode ini merupakan bagian dari total 13.820 alumni UNAMIN hingga tahun akademik 2025–2026,” ujar Rektor.
Ia menyebut capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen UNAMIN dalam mencetak lulusan berkualitas yang siap bersaing sekaligus berkontribusi bagi pembangunan daerah, khususnya di Papua Barat Daya.
Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), jumlah mahasiswa aktif UNAMIN saat ini mencapai 7.883 orang, yang menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kampus tersebut.
Rektor juga memaparkan bahwa komposisi mahasiswa UNAMIN didominasi putra-putri Papua, dengan rincian 46,5 persen Orang Asli Papua (OAP), 28,8 persen lahir dan besar di Papua, serta 24,7 persen berasal dari luar Papua.
Selain itu, UNAMIN juga dikenal sebagai kampus yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebhinekaan. Data menunjukkan mahasiswa UNAMIN berasal dari latar belakang agama yang beragam, yakni 49,52 persen Kristen Protestan, 44,01 persen Islam, 6,36 persen Katolik, dan 0,01 persen lainnya.
Sebagai bentuk komitmen pemerataan akses pendidikan, UNAMIN telah menyalurkan beasiswa kepada 1.344 mahasiswa, meliputi beasiswa KIP sebanyak 1.237 mahasiswa, beasiswa pemerintah daerah 103 mahasiswa, serta beasiswa Sang Surya empat mahasiswa.
“Pemberian beasiswa ini merupakan investasi strategis dalam menciptakan generasi unggul di masa depan,” katanya.
Berdasarkan hasil tracer study tahun 2025, dari 2.265 alumni yang mengikuti survei, sekitar 79 persen telah bekerja sesuai bidang keahlian dan tersebar di berbagai sektor.
Rektor berharap para wisudawan dapat menjaga nama baik almamater, terus meningkatkan kompetensi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan di Tanah Papua. (Hsy)

Tidak ada komentar