Sorong Today, Sorong – Pemerintah Kabupaten Sorong menegaskan komitmennya untuk kembali meraih Innovative Government Award (IGA) tahun 2026 melalui penguatan inovasi di berbagai sektor pemerintahan.
Hal ini disampaikan Wakil Bupati Sorong Ahmad Sutedjo usai membuka kegiatan Pendampingan Produk Learning Pelatihan Kepemimpinan Administrator di Kabupaten Sorong, Selasa (5/5/2026).
Dalam kegiatan Pendamping ini juga turut menghadirkan pemateri dari Kepala BKDD Kabupaten Sorong Chris Janes Tupumahu dan Ketua Yayasan Teras Kitorang Peduli Papua Irianto M. Ali.
Wabup Sutedjo menyatakan optimisme bahwa Kabupaten Sorong mampu mempertahankan prestasi yang selama ini telah diraih.
“Sebagai pemerintah, kita tetap mendukung karena kita sudah langganan mendapatkan penghargaan inovasi. Saya yakin teman-teman ASN mampu kembali menghadirkan inovasi terbaik,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa mempertahankan prestasi jauh lebih sulit dibanding meraihnya.
Karena itu, menurutnya, pendampingan menjadi kunci penting dalam memastikan inovasi yang dihasilkan dapat berjalan optimal.
“Pendampingan itu sangat penting. Walaupun seseorang memiliki kemampuan, tanpa pendampingan hasilnya tidak maksimal. Dengan pendampingan, saya yakin inovasi bisa berkembang lebih baik,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sorong, Elissa Ulimpa, menekankan pentingnya budaya inovasi di kalangan aparatur sipil negara (ASN), khususnya generasi muda.
Ia mendorong seluruh pegawai untuk aktif berkreasi dan tidak hanya menjalankan rutinitas.
“Pegawai tidak boleh datang ke kantor hanya untuk duduk diam. Harus belajar, membaca, dan menciptakan inovasi. Semua pegawai punya kesempatan yang sama untuk berinovasi,” tegasnya.
Elissa juga menegaskan bahwa inovasi harus selaras dengan perencanaan dan penganggaran agar dapat diimplementasikan secara nyata.
“Inovasi yang baik harus sesuai dengan program dan kegiatan yang ada, sehingga bisa masuk dalam sistem penganggaran dan benar-benar dilaksanakan,” jelasnya.
Di sisi lain, Kepala BKDD Kabupaten Sorong, Chris Janes Tupumahu, menambahkan bahwa kegiatan pendampingan ini bertujuan memastikan inovasi yang dihasilkan peserta pelatihan tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi berlanjut hingga implementasi jangka panjang.
“Kami ingin inovasi yang dibuat tidak hanya jangka pendek, tetapi berkelanjutan dan bisa diterapkan di berbagai OPD,” katanya.
Ia juga berharap para CPNS mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing.
“Kami harap mereka bisa terus mengembangkan ide dan menjadi motor perubahan dalam meningkatkan kinerja pemerintah daerah,” tambahnya.
Ketua Yayasan Teras Kitorang Peduli Papua, Irianto M. Ali, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkolaborasi dengan Pemkab Sorong dalam mendukung pengembangan inovasi daerah.
Menurutnya, kerja sama ini telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir dan memberikan kontribusi nyata dalam penyusunan kebijakan serta penguatan program inovasi.
“Kolaborasi ini bukan yang pertama, sudah berjalan selama 3–4 tahun. Kami terus berkomitmen mendukung pengembangan inovasi di Kabupaten Sorong,” ujarnya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, ASN, dan mitra kolaborasi, Pemkab Sorong optimis mampu mempertahankan prestasi di tingkat nasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis inovasi. (*)
Tidak ada komentar