Sorong Today – Persoalan kesehatan di Provinsi Papua Barat Daya dinilai mulai memasuki fase mengkhawatirkan. Ketua DPRD Papua Barat Daya, Ortis F. Sagrim, mengungkapkan bahwa hasil reses di sejumlah wilayah menemukan berbagai ancaman serius yang tidak lagi bisa dipandang sebagai persoalan biasa.
Hal itu disampaikan Ortis saat bertatap muka bersama sekitar 30 organisasi profesi kesehatan se-Papua Barat Daya di salah satu hotel di Kota Sorong, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, ancaman kesehatan bukan hanya berkaitan dengan tingginya angka stunting serta penyebaran penyakit menular dan tidak menular, tetapi juga menyentuh persoalan mendasar seperti lemahnya sistem layanan kesehatan, kesejahteraan tenaga kesehatan, hingga keamanan petugas medis di wilayah pedalaman.
Ortis menegaskan bahwa indikator kesehatan yang selama ini muncul ke publik baru sebatas gambaran permukaan, sementara kondisi riil di lapangan jauh lebih kompleks.
“Dan ini dia sedang tidak diam, tapi sedang menjalar, berjalan. Dan ini menjadi ancaman kalau kita tidak melakukan tindakan mitigasi untuk penanganan awal,” ujar Ortis kepada wartawan.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal keras DPRD Papua Barat Daya terkait perlunya evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola anggaran kesehatan baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Ia menegaskan DPRD akan menindaklanjuti berbagai temuan tersebut melalui fungsi pengawasan, legislasi, dan penganggaran, guna memastikan pelayanan kesehatan di Papua Barat Daya dapat diperkuat secara nyata.(Nhy)
Tidak ada komentar