Sorong Today, Sorong – Politeknik Saint Paul Sorong menggelar Rapat Terbuka Wisuda Sarjana Terapan Angkatan XIII Tahun Akademik 2025 di Rylich Panorama Hotel, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (13/5/2026).
Sebanyak 93 mahasiswa resmi diwisuda dan menyandang gelar Sarjana Terapan dari enam program studi yang dimiliki kampus vokasi tersebut.
Prosesi wisuda dipimpin langsung Direktur Politeknik Saint Paul Sorong, Sonny Rumalutur, didampingi Asisten Direktur I Bidang Akademik Serli Liling Allo serta Asisten Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Humas, Alumni dan Karir Herry Widjasena beserta para jajaran lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Gubernur Bidang Pemberdayaan Otsus Beatriks Msiren dan Kepala LLDikti Wilayah XIV, Suriel Mofu.
Direktur Politeknik Saint Paul Sorong, Sonny Rumalutur menjelaskan, 93 lulusan tersebut berasal dari enam program studi, yakni Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknologi Rekayasa Komputer dan Jaringan, Akuntansi Keuangan Publik, serta Akuntansi Perpajakan.
Menurutnya, jumlah wisudawan tahun ini relatif stabil dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 94 lulusan.
“Harapan kami, mahasiswa yang sudah diwisuda ini dapat terus belajar dan mengembangkan diri. Masa depan ditentukan dari apa yang dilakukan sejak sekarang, dan ilmu yang mereka dapatkan selama kuliah harus mampu menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja,” ujar Sonny.
Ia menyebut, sejumlah lulusan bahkan telah bekerja sebelum resmi diwisuda, khususnya dari program studi Akuntansi Keuangan Publik dan Akuntansi Perpajakan.
Sonny juga mengungkapkan bahwa Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer dan Jaringan menjadi salah satu jurusan yang mengalami peningkatan minat mahasiswa dalam beberapa tahun terakhir.
Selain itu, mahasiswa dari program studi perpajakan juga dinilai aktif membantu masyarakat dalam pelayanan perpajakan melalui Tax Center kampus bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Pajak.
“Mahasiswa kami telah membantu ribuan masyarakat dalam pengisian pajak pribadi, baik di Kota maupun Kabupaten Sorong. Ini menjadi bentuk nyata pengabdian kampus kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemberdayaan Otsus, Beatriks Msiren menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi vokasi.
Menurutnya, wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian dan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
“Generasi muda Papua Barat Daya diharapkan menjadi sumber daya manusia yang unggul, inovatif, terampil, dan siap menghadapi tantangan global di era transformasi digital dan perkembangan teknologi,” ujar Beatriks.
Ia menilai Politeknik Saint Paul Sorong telah membekali para lulusan dengan kompetensi dan keterampilan terapan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan pembangunan daerah.
Karena itu, ia berharap para lulusan dapat terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga integritas, serta mampu menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya sangat membutuhkan generasi muda yang mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah di masa depan,” imbuhnya (*)
Tidak ada komentar