Sorong Today, Sorong – Tim Penggerak PKK Provinsi Papua Barat Daya menggelar kegiatan pelatihan pembuatan kerupuk ikan serta pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat Distrik Makbon, Kabupaten Sorong, Sabtu (22/11/25).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua Barat Daya Orpa Susana Kambu mengatakan bahwa pelatihan pembuatan kerupuk ikan dipilih karena tingginya potensi bahan baku ikan di wilayah Makbon.
“Pelatihan pembuatan kerupuk ikan ini kami lakukan karena di Makbon ikan sangat banyak. Saya sendiri sering dikirimkan ikan dari Makbon, sehingga ini menjadi potensi besar untuk dikembangkan. Kami berharap keterampilan ini dapat menjadi peluang usaha bagi ibu-ibu,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua Barat Daya Orpa Susana Kambu.
Ia mengakui bahwa ikan merupakan sumber protein hewani yang penting bagi pertumbuhan, perbaikan jaringan tubuh, serta berperan dalam mendukung kecerdasan anak.
Lebih lanjut, pada kegiatan tersebut, Pokja 3 PKK memberikan pelatihan pembuatan kerupuk ikan kepada 50 kader PKK dari 5 kampung di Distrik Makbon.
Melalui pelatihan ini, PKK berharap kader dapat mengembangkan produk olahan ikan secara mandiri hingga menjadi peluang usaha yang dapat menambah pendapatan keluarga.
Di sisi lain, Pokja 4 PKK melaksanakan pelayanan kesehatan gratis bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sorong, melibatkan 11 dokter umum dan 3 dokter spesialis.
“Layanan kesehatan ini dirangkaikan dengan pemberian makanan tambahan untuk bayi, balita, dan ibu hamil; pemberian tablet tambah darah untuk remaja putri; serta edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada siswa sekolah dasar melalui praktik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS),” lanjutnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap praktik keterampilan yang diberikan, PKK Papua Barat Daya turut menyerahkan bantuan peralatan memasak dan uang pembinaan kepada peserta pelatihan agar dapat digunakan untuk membuat kerupuk ikan secara mandiri di kampung masing-masing.
“Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat memberi dampak nyata dalam peningkatan kesehatan, keterampilan, dan kemandirian ekonomi masyarakat
Tidak ada komentar