Sorong Today – Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Sorong menyatakan dukungan penuh kepada Polri, khususnya Polda Papua Barat Daya dan jajaran, dalam upaya pemberantasan mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Papua Barat Daya.
Ketua LMA Kabupaten Sorong, Korneles Usily, mengatakan krisis energi global akibat konflik di Timur Tengah mulai berdampak hingga ke Indonesia.Dalam situasi tersebut, Polri dinilai mengambil langkah tepat dengan melakukan pengawasan ketat serta penegakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan BBM dan gas.
Menurut Korneles, aparat penegak hukum di Papua Barat Daya saat ini gencar melakukan pengawasan bahkan penindakan terhadap mafia BBM yang selama ini meresahkan dan merugikan masyarakat.
“Kami telah mendengar penjelasan dan juga melalui berita yang dikirim melalui media grup WhatsApp bahwa Polda Papua Barat Daya telah melakukan penindakan terhadap para mafia BBM. Ada truk yang diduga membawa BBM secara ilegal ditangkap dan diproses hukum,” ujar Korneles, Minggu (26/04/2026).
Ia menegaskan BBM merupakan kebutuhan vital masyarakat karena digunakan dalam hampir seluruh aktivitas ekonomi dan transportasi.
Karena itu, praktik ilegal terhadap BBM bersubsidi harus diberantas demi melindungi hak masyarakat.
Korneles pun mengapresiasi langkah tegas Polda Papua Barat Daya dan berharap para pelaku diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.
“Saya selaku Ketua LMA Kabupaten Sorong menyatakan sikap mendukung Polda Papua Barat Daya untuk memberantas mafia BBM di wilayah ini agar tidak merugikan masyarakat. Oknum-oknum yang bermain BBM bersubsidi secara ilegal agar diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya (Hsy)
Tidak ada komentar