oplus_0 Sorong Today – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin) melaksanakan kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (K2N) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.
Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai 22 hingga 27 April 2026, bertempat di Aula Rektorat Lantai 3 Universitas Muhammadiyah Sorong.

Ketua Panitia K2N Tematik Unamin, La Roby, S.Pd., M.Pd, menjelaskan bahwa program K2N menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat, khususnya melalui pendekatan pemberdayaan berbasis potensi lokal.
“Unamin terus mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal secara berkelanjutan. K2N ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam memetakan kebutuhan dan membantu mencari solusi,” ujar La Roby.
Ia menyampaikan, pembekalan K2N tematik tahun ini dirancang secara sistematis. Pada hari pertama, mahasiswa mengikuti materi pembekalan di lingkungan kampus.
Sementara pada hari kedua dan ketiga, mahasiswa diterjunkan langsung ke lapangan untuk melakukan identifikasi kondisi wilayah, potensi masyarakat, serta permasalahan yang dihadapi.
Hasil identifikasi lapangan tersebut kemudian menjadi dasar penyusunan program kerja yang akan dilaksanakan mahasiswa selama K2N berlangsung.
Program kerja yang dirancang diarahkan agar relevan dengan kebutuhan masyarakat dan memiliki dampak nyata.
Salah satu contoh program unggulan yang disusun mahasiswa adalah pemanfaatan limbah sagu sebagai pakan ternak ayam, sebagai bentuk inovasi sederhana yang berpotensi meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
Untuk lokasi pelaksanaan K2N, Unamin menetapkan total 9 titik pengabdian, yakni 5 lokasi di Kabupaten Sorong dan 4 lokasi di Kota Sorong.
Adapun jumlah peserta K2N Tematik tahun ini mencapai 120 mahasiswa dari berbagai program studi.
Melalui K2N Tematik ini, Unamin berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman lapangan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang membawa gagasan inovatif serta solusi yang aplikatif bagi masyarakat Papua Barat Daya.
Tidak ada komentar