Sorong Today – Untuk menggugah kesadaran masyarakat agar tidak ragu mendonorkan darah, peran aktif dari berbagai sektor, termasuk pendidikan, sangat diperlukan. Hal ini ditunjukkan oleh Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN), Ir. H. Irman Amri, ST., MT., IPM., yang turut ambil bagian dalam aksi donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Graha Yabshira, Kota Sorong, pada Kamis (16/10), ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Dosen, Mahasiswa, TNI-Polri, Anggota organisasi sosial, dan Tokoh publik lainnya.
Dalam keterangannya, Irman Amri menyampaikan bahwa dirinya rutin mendonorkan darah, bukan hanya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, tetapi juga demi menjaga kesehatan pribadi.
“Dengan donor darah, kita bisa membantu sesama sekaligus menjaga kondisi tubuh tetap terpantau,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat luas untuk tidak ragu mengikuti kegiatan donor darah sebagai wujud empati dan solidaritas sosial yang nyata.
Selama acara berlangsung, Irman Amri tampak berbincang akrab dengan Gubernur Papua Barat daya, Elisa Kambu, dan beberapa anggota DPD RI yang hadir.
Kehadiran dan partisipasi aktifnya mendapat apresiasi dari para tamu undangan, yang menilai sikap tersebut mencerminkan empati tinggi terhadap kebutuhan darah di tengah masyarakat.
Kegiatan donor darah yang dikemas dalam peringatan HUT DPD RI ini dinilai memiliki nilai strategis, terutama dalam upaya menjaga ketersediaan stok darah di wilayah-wilayah yang rawan kekurangan pasokan, seperti di Papua Barat daya.
Kebutuhan darah sering kali mendesak, baik untuk pasien kecelakaan, tindakan operasi, maupun penderita penyakit kronis. Karena itu, kolaborasi antara PMI, instansi pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menjamin kecukupan stok darah secara berkelanjutan.
Partisipasi aktif dari tokoh pendidikan seperti Irman Amri diharapkan bisa menjadi contoh inspiratif, sekaligus mendorong lebih banyak pihak untuk ambil bagian dalam gerakan donor darah nasional.
“Kami berharap kegiatan semacam ini terus berlanjut dan menjadi budaya. Dengan kolaborasi semua pihak, kita bisa membantu menyelamatkan lebih banyak nyawa,” pungkasnya. (Has/Sorongtoday.com)
Tidak ada komentar