Ketua LPEC Papua Barat Daya Ajak Jadikan May Day 2026 Momentum Perjuangan Buruh Bermartabat

waktu baca 2 menit
Sabtu, 2 Mei 2026 09:05 0 Redaksi

Sorong TodayKetua Umum Lembaga Pemberdayaan Elang Center (LPEC) Papua Barat Daya, Nebrianus Kambuaya, menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026 bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi mendalam terhadap perjuangan, hak, dan masa depan kaum pekerja.

Dalam pernyataannya, Nebrianus menyebut May Day tahun ini harus dimaknai sebagai evaluasi bersama antara pemerintah, pengusaha, dan buruh dalam membangun sistem ketenagakerjaan yang lebih adil, manusiawi, serta berkelanjutan.

Ia menyoroti persoalan buruh secara nasional yang masih dihadapkan pada masalah klasik, seperti upah yang belum layak, jaminan sosial yang belum merata, hingga ketidakpastian kerja akibat kontrak dan outsourcing.

Selain itu, transformasi ekonomi digital juga menjadi tantangan baru karena belum semua tenaga kerja siap menghadapi perubahan.

Sementara di Papua Barat Daya, menurutnya persoalan buruh jauh lebih kompleks, mulai dari minimnya lapangan kerja formal hingga ketimpangan akses pendidikan dan pelatihan vokasi yang berdampak pada kualitas tenaga kerja lokal.

Bahkan, pekerja asli daerah dinilai masih belum mendapatkan kesempatan yang setara pada sektor-sektor strategis.

Nebrianus menegaskan bahwa pembangunan ekonomi di Papua Barat Daya tidak boleh hanya bertumpu pada investasi, tetapi harus mengedepankan pemberdayaan tenaga kerja lokal.

“Buruh bukan sekadar objek produksi, melainkan subjek pembangunan yang berhak hidup layak, bekerja dengan martabat, dan memperoleh perlindungan hukum,” tegasnya.

LPEC Papua Barat Daya mendorong empat perhatian utama, yakni peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan berbasis kebutuhan industri lokal, penguatan regulasi ketenagakerjaan yang adil, penciptaan lapangan kerja inklusif dengan prioritas tenaga kerja asli Papua, serta penguatan dialog konstruktif antara pemerintah, pengusaha, dan serikat buruh.

Ia berharap tema Hari Buruh 2026 tentang keadilan kerja, kesejahteraan, dan adaptasi perubahan zaman dapat diterjemahkan menjadi kebijakan nyata, bukan sekadar slogan.

“Perjuangan buruh adalah perjuangan kemanusiaan. Tidak boleh ada pekerja yang tertinggal dalam arus pembangunan,” tutupnya.

Nebrianus pun mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan May Day 2026 sebagai momentum memperkuat solidaritas dan memperjuangkan masa depan pekerja yang lebih bermartabat di Indonesia, khususnya di Papua Barat Daya.
Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026. Buruh Kuat, Indonesia Maju, Papua Barat Sejahtera.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
https://smppattimurajagakarsa.sch.id/kalender-akademik/ https://gulfrojgaar.com/dynamic-staffing-services-gulf-and-europe-jobs/ https://dpp-mmi.org/download/
PETIR800 LOGIN PETIR800
Situs toto Situs togel Togel toto jepe togel SLotapk apkslot slotapk apkslot