Sorong Today, Sorong – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku untuk memperkuat kepedulian sosial melalui program BEDUKK (Berbuka Dengan Komunitas dan Usaha Kecil).
Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan energi tidak hanya dalam bentuk bahan bakar, tetapi juga energi kebersamaan dan kepedulian sosial bagi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah tersebut digelar di sejumlah wilayah di Papua dan Maluku dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat seperti komunitas otomotif, pengemudi ojek online (ojol), pelaku UMKM, hingga anak-anak yatim.
Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi menjelaskan bahwa program BEDUKK merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mempererat hubungan dengan masyarakat selama Ramadan.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekadar agenda tahunan, tetapi juga sarana membangun kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai elemen masyarakat.
“Melalui Program BEDUKK Ramadan, Pertamina Patra Niaga mengajak dan memperkuat kolaborasi dengan UMKM, komunitas dan ojol untuk berbagi berkah dengan anak-anak yatim. Energi yang kami salurkan tidak hanya berupa BBM dan LPG, tetapi juga energi kebahagiaan. Melalui kolaborasi ini kami berharap manfaat dari Program BEDUKK ini dapat dirasakan langsung oleh mereka yang membutuhkan,” ujar Bramantyo.
Program BEDUKK dilaksanakan secara bergiliran di beberapa kota di wilayah Papua dan Maluku. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 168 anak yatim menerima paket Ramadan dan bantuan menjelang Idulfitri.
Selain itu, kegiatan ini turut melibatkan sekitar 60 pengemudi ojek online serta empat komunitas otomotif yang turut ambil bagian dalam aksi berbagi. Belasan pelaku UMKM lokal juga dilibatkan dengan membuka lapak makanan berbuka puasa, sehingga program ini sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Ketua Harian Ikatan Motor Indonesia Papua Pegunungan, Imanuel Rumere mengatakan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar komunitas sekaligus kegiatan sosial yang menyasar masyarakat di wilayah pegunungan.
Dirinya menjelaskan bahwa komunitas otomotif yang tergabung dalam IMI Papua Pegunungan menggelar kegiatan turing Ramadan menuju Pesantren Al-Istiqomah di Distrik Welesi.
“Hari ini keluarga besar IMI Papua Pegunungan menggelar turing, bukan sekadar perjalanan wisata Ramadan biasa, namun bersama Pertamina ke pesantren di Welesi untuk mempererat silaturahmi komunitas sekaligus buka puasa bersama. Dengan kolaborasi ini, kami menunjukkan bahwa IMI merupakan wadah positif bagi para pencinta otomotif di wilayah pegunungan yang siap berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Imanuel.
Program berbagi ini juga mendapatkan apresiasi dari pengurus panti asuhan yang menjadi penerima manfaat. Ketua Panti Asuhan Al-Amin Muhammadiyah Kota Sorong, Ariyana Sofyo, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pertamina dan pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, bantuan yang diberikan sangat berarti bagi anak-anak panti, terutama dalam mendukung kebutuhan selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pertamina dan semua pihak yang telah berbagi. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi adik-adik di panti dalam menjalankan aktivitas pendidikan serta kegiatan selama Ramadan dan menjelang Idulfitri,” kata Ariyana.
Para pengemudi ojek online yang terlibat dalam kegiatan ini juga merasakan manfaat langsung dari program BEDUKK. Salah satunya Risky Ely, yang mengaku senang bisa ikut berbagi sekaligus menikmati kebersamaan saat berbuka puasa.
Ia mengatakan bahwa program seperti ini sangat membantu para pengemudi yang sering kali masih berada di jalan saat waktu berbuka tiba.
“Kadang saat azan magrib kami masih di jalan mengantar penumpang atau barang. Dengan adanya program seperti ini kami bisa mampir ke SPBU untuk berbuka puasa karena fasilitasnya juga sudah lengkap,” ungkap Risky.
Melalui program BEDUKK Ramadan, Pertamina Patra Niaga berharap semangat berbagi dan kolaborasi dapat terus berkembang di tengah masyarakat Papua dan Maluku.
Program ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial sekaligus memperkuat hubungan dengan komunitas lokal.
Dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat—mulai dari UMKM, komunitas otomotif, pengemudi ojol hingga anak-anak yatim, Pertamina Patra Niaga ingin memastikan bahwa keberadaan perusahaan tidak hanya menghadirkan energi bagi kendaraan dan industri, tetapi juga energi kebersamaan, kepedulian, dan harapan bagi masyarakat luas. (***)
Tidak ada komentar