Sorong Today – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Ketua Sinode Gereja Pentakosta di Papua Barat (GPDPB) Pdt. Maikel Waromi mengajak seluruh masyarakat di Kota Sorong untuk terus menjaga kerukunan serta memperkuat semangat toleransi antar umat beragama.
Ajakan tersebut disampaikan dalam keterangan pers kepada awak media pada Rabu (18/3/2026).
Pdt. Maikel Waromi menilai momentum Idul Fitri merupakan waktu yang sangat bermakna untuk mempererat hubungan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.
Menurutnya, perayaan Idul Fitri tidak hanya menjadi momen kemenangan bagi umat Muslim, tetapi juga kesempatan bagi seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan.
“Momentum Hari Raya Idul Fitri ini adalah saat yang tepat untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan rasa saling menghormati, serta menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Pdt. Maikel Waromi.
Lebih lanjut, dirinya menegaskan bahwa nilai-nilai toleransi yang selama ini telah terjaga dengan baik di Kota Sorong harus terus dipelihara dan diperkuat oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.
Selain itu, Pdt. Maikel Waromi mengajak masyarakat untuk mendukung tugas aparat keamanan, khususnya dari Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang hingga pelaksanaan Idul Fitri.
Ia menekankan bahwa stabilitas keamanan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan guna menciptakan suasana yang aman dan kondusif.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kedamaian, menghormati saudara-saudara kita umat Muslim yang merayakan Idul Fitri, serta bersama-sama membantu aparat keamanan agar Kota Sorong tetap aman, damai, dan kondusif,” tuturnya.
Di akhir penyampaiannya, ia berharap semangat kebersamaan dan toleransi antar umat beragama di Kota Sorong dapat terus terjaga dan bahkan semakin diperkuat di masa mendatang.
Dengan semangat persatuan tersebut, diharapkan kehidupan masyarakat di Kota Sorong akan semakin rukun, damai, dan harmonis di tengah keberagaman. (*)
Tidak ada komentar