Sorong Today, Sorong – Aksa Bumi Langit menggelar Gala Premiere film Teman Tegar Maira Whisper from Papua bertempat di Bioskop XXI Ramayana Mall Sorong, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (14/1/2026).
Kota Sorong dipilih sebagai lokasi penayangan perdana sebelum film tersebut diputar serentak di seluruh Indonesia pada 5 Februari 2026 mendatang.
Acara Gala Premiere ini dihadiri Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Barat Daya Atika Rafika, Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Malamoi Torianus Kalami, Pembina Yayasan Bentang Alam Papua Syafrudin Sabonama, Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Sorong Indria Nur, Sutradara film Anggi Frisca, Produser Chandra Sembiring, pemeran Maira Elisabeth Sisauta, pemeran Tegar M. Aldifi Tegarajasa, pemeran Teh Ise Joanita Chatarine, serta sejumlah tokoh dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas dipilihnya Kota Sorong sebagai lokasi Gala Premiere film tersebut.
“Ini adalah pilihan yang luar biasa, memilih Kota Sorong sebagai tempat pemutaran perdana film ini. Walaupun film ini nantinya akan diputar serentak di seluruh Indonesia pada 5 Februari, tetapi hari ini masyarakat Papua Barat Daya mendapat kehormatan sebagai yang pertama menyaksikannya,” ujar Wagub PBD Ahmad Nausrau.
Menurutnya, film Teman Tegar Maira Whisper from Papua merupakan sebuah inisiatif yang luar biasa karena mengangkat nilai-nilai edukasi, pendidikan, budaya serta kepedulian terhadap alam. Ia menekankan bahwa film ini tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga sarat pesan moral dan kearifan lokal.
“Film ini menjadi edukasi tentang pentingnya menjaga alam untuk keberlanjutan. Jika alam kita jaga, maka manfaatnya bukan hanya untuk generasi sekarang, tetapi juga untuk generasi yang akan datang,” tegasnya.

Ahmad Nausrau turut mengapresiasi keterlibatan masyarakat lokal dalam proses produksi film tersebut. Ia menyebut diatas 60 persen kru dan pemain film berasal dari masyarakat lokal Papua.
“Ini menjadi kebanggaan tersendiri karena sebagian besar kru dan pemain adalah masyarakat lokal. Proses produksinya pun memakan waktu hingga 2,5 tahun karena para pemain dilatih dari awal, bukan instan didatangkan dari luar daerah. Ini adalah proses panjang yang penuh dedikasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, dirinya mengatakan bahwa film ini diharapkan menjadi sarana sosialisasi budaya Papua kepada masyarakat luas, baik nasional maupun internasional.
“Mungkin jika diangkat dalam bentuk tulisan tidak banyak yang membaca. Namun ketika diangkat dalam bentuk film, pesan-pesan tentang budaya, alam, dan kearifan lokal Papua dapat diterima oleh semua kalangan, mulai dari anak muda, generasi milenial, hingga orang tua. Bahkan dunia bisa melihat bagaimana masyarakat Papua menjaga alam dan budayanya,” terangnya.
Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau menyampaikan terima kasih kepada produser, sutradara, dan seluruh tim yang terlibat dalam produksi film tersebut. Dirinya mengajak seluruh masyarakat Papua, khususnya generasi muda untuk menonton dan menyebarluaskan informasi pemutaran film ini.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Tanah Papua untuk bersama-sama menyaksikan film ini dan menyebarkan informasi bahwa pada 5 Februari 2026 nanti film Teman Tegar Maira Whisper from Papua akan diputar serentak di seluruh Indonesia,” imbuhnya.
Gala Premiere ini menjadi momentum apresiasi bagi karya film yang mengangkat kekayaan budaya dan alam Papua, sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap industri kreatif dan pelestarian nilai-nilai kearifan lokal dalam medium film. (Azharu Rahmat)
Tidak ada komentar