Sorong Today, Sorong – Universitas Kristen Papua (UKiP) menggelar Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Angkatan ke-XVIII Tahun Akademik 2025/2026 bertempat di Gedung Getsemani UKiP, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (19/2/2026).
Sebanyak 56 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan dalam prosesi akademik tersebut.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur pimpinan universitas, dosen, orang tua wisudawan, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya serta pihak terkait lainnya.
Mewakili Gubernur Papua Barat Daya, Kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Adolof Kambuaya menyampaikan apresiasi atas capaian para lulusan.
Dalam sambutannya, Adolof Kambuaya menegaskan bahwa momentum wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan awal dari pengabdian di tengah masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, saya menyampaikan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang hari ini resmi diwisuda. Momentum ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi keluarga, almamater, serta masyarakat Papua Barat Daya,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Adolof Kambuaya.
Lebih lanjut, dirinya menekankan bahwa tantangan dunia kerja dan dinamika pembangunan daerah menuntut generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, karakter kuat, serta semangat inovasi.
Sebagai provinsi termuda di Indonesia, Papua Barat Daya memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, perikanan, pariwisata hingga ekonomi kreatif. Karena itu, pemerintah daerah mengajak para lulusan UKiP untuk turut berperan aktif membangun daerah dengan kompetensi yang dimiliki.
“Kami percaya generasi muda Papua Barat Daya adalah agen perubahan. Jadilah pribadi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu bersaing secara global, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan kearifan lokal,” tuturnya.
Adolof turut menyampaikan terima kasih kepada para orang tua dan keluarga wisudawan atas doa, dukungan, serta pengorbanan selama proses pendidikan berlangsung.
Sementara itu, Rektor UKiP Dr. Sophian Andi menegaskan komitmen institusi dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan melalui penguatan jejaring kerja sama nasional.
Menurutnya, hingga saat ini UKiP telah menjalin kerja sama dengan hampir 100 perguruan tinggi swasta di seluruh Indonesia.
“Kami terus berupaya memperluas kolaborasi nasional sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu akademik. Saat ini UKiP telah bekerja sama dengan hampir 100 perguruan tinggi swasta di Indonesia,” kata Rektor UKiP Dr. Sophian Andi.
Dirinya menjelaskan, bentuk kerjasama tersebut meliputi pertukaran dosen, penelitian bersama, serta program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan secara tematik dan berkelanjutan.
“Kolaborasi ini tidak hanya sebatas penandatanganan nota kesepahaman, tetapi diwujudkan dalam program nyata seperti pertukaran dosen, riset kolaboratif, hingga pengabdian kepada masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah,” jelasnya.
Langkah strategis tersebut diarahkan untuk mendukung kebutuhan pembangunan di Papua Barat Daya. Melalui sinergi antarperguruan tinggi, UKiP ingin menghadirkan inovasi yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Wisuda Angkatan ke-XVIII ini menjadi bukti komitmen UKiP dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah dan nasional. (*)
Tidak ada komentar