Sorong Today, Sorong – Semangat kebersamaan dan sportivitas mewarnai pembukaan Open Turnamen Swara Pemuda Championship I yang digelar oleh Pemuda Ikatan Keluarga Sunda Jawa Raya (Pemuda Ikaswara) Papua Barat Daya, bertempat di Gedung Serbaguna Batalyon 762/VYS Sorong, Rabu (12/11/2025).
Turnamen ini sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan Gebyar UMKM Swara Pemuda 2025 yang akan berlangsung selama empat hari hingga Sabtu (15/11/2025) mendatang.
Pembukaan acara berlangsung meriah dan penuh semangat, ditandai dengan pemukulan gong oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Papua Barat Daya, Suardi Thamal, yang hadir mewakili Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu.
Dalam sambutannya, Suardi Thamal menyampaikan apresiasi tinggi kepada keluarga besar Ikaswara yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan positif yang memadukan unsur olahraga, budaya, dan ekonomi rakyat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar Ikaswara yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan positif ini. Turnamen seperti ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah silaturahmi, mempererat persaudaraan, serta memperkokoh persatuan di tengah keberagaman masyarakat Papua Barat Daya yang kita cintai,” ujar Suardi.
Ia menegaskan, di tengah pluralitas masyarakat Papua Barat Daya, kegiatan seperti ini sangat penting sebagai sarana memperkuat kohesi sosial dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah.
Lebih lanjut, Suardi menyoroti nilai-nilai luhur yang terkandung dalam olahraga pencak silat sebagai warisan budaya bangsa Indonesia.
“Pencak silat mengandung nilai sportivitas, disiplin, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, saya berharap semangat itu dapat tumbuh di hati para generasi muda, tidak hanya di arena pertandingan, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa,” imbuhnya.
Dirinya berpesan kepada seluruh peserta untuk bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Menang adalah prestasi, namun kalah bukan berarti gagal, karena setiap pertandingan adalah kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri,” tegasnya.
Asisten I Pemprov PBD itu berharap agar kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan, bahkan berkembang menjadi ajang yang mampu mengharumkan nama Papua Barat Daya di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Ketua Ikaswara Papua Barat Daya Tupono menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan potensi, terutama dalam bidang olahraga pencak silat.
“Kami berharap melalui turnamen ini dapat lahir atlet-atlet hebat yang mampu mengharumkan nama daerah, khususnya Provinsi Papua Barat Daya,” ungkap Ketua Ikaswara PBD Tupono.
Ia turut menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, panitia pelaksana, peserta, hingga masyarakat yang turut meramaikan dan menyukseskan acara tersebut.
Selain turnamen pencak silat, kegiatan dirangkaikan dengan Gebyar UMKM Swara Pemuda 2025 yang menampilkan produk-produk unggulan masyarakat lokal, seperti kuliner tradisional dan hasil karya kreatif anak muda Sorong.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Ikaswara Papua Barat Daya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan kemandirian pelaku UMKM lokal, sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi masyarakat lintas suku dan budaya.
Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antarwarga dari berbagai latar belakang etnis dan budaya, serta memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan di Provinsi Papua Barat Daya, provinsi ke-38 di Indonesia.
Melalui Swara Pemuda Championship I dan Gebyar UMKM 2025, Pemuda Ikaswara Papua Barat Daya tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga yang menjunjung sportivitas, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi lintas sektor, antara olahraga, budaya, dan ekonomi rakyat untuk membangun masa depan Papua Barat Daya yang maju, harmonis, dan berdaya saing. (*)
Tidak ada komentar