Sorong Today, Sorong – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Sorong menggelar rapat kerja program tahun 2026 bertempat di Bendungan SP 1, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (7/2/2026).
Rapat kerja ini menjadi langkah awal PASI Kabupaten Sorong dalam menyusun arah dan strategi organisasi memasuki tahun 2026, mencakup program kejuaraan, pembinaan atlet, peningkatan kapasitas pelatih, hingga pemenuhan sarana dan prasarana pendukung atletik.

Ketua PASI Kabupaten Sorong, Mamberob Y. Rumakiek mengatakan bahwa rapat kerja ini sangat penting sebagai fondasi menjalankan roda organisasi di awal tahun.
“Hari ini kita sudah masuk tahun 2026. Rapat kerja ini bertujuan untuk menyusun program kerja PASI Kabupaten Sorong sepanjang tahun 2026, baik kegiatan kejuaraan dan turnamen, pembinaan atlet, lisensi pelatih, maupun pengadaan sarana-prasarana pendukung,” ujar Ketua PASI Kabupaten Sorong, Mamberob Y. Rumakiek.
Ia menjelaskan, selama ini PASI Kabupaten Sorong masih memanfaatkan fasilitas yang ada secara terbatas, seperti alun-alun Aimas dan beberapa lokasi lain yang memungkinkan untuk latihan atletik.
“Dengan keterbatasan fasilitas yang ada, atlet-atlet kita tetap berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan. Puji Tuhan, dengan kondisi tersebut mereka masih mampu meraih prestasi yang luar biasa,” jelasnya.
Dalam rapat kerja tersebut turut dilakukan evaluasi terhadap capaian prestasi atlet sepanjang tahun 2025. Beberapa atlet PASI Kabupaten Sorong tercatat berhasil meraih medali pada berbagai nomor lomba, baik di tingkat provinsi maupun nasional, yang telah dilaporkan kepada Pemerintah Kabupaten Sorong.

Mamberob mengungkapkan bahwa tahun 2025 menjadi tahun yang cukup berat bagi organisasi, mengingat adanya kekosongan kepemimpinan akibat kondisi kesehatan Ketua PASI sebelumnya, almarhum Cliff Agus Japsenang yang mengalami sakit hingga menghembuskan nafas terakhir dalam kurun waktu hampir 10 bulan.
“Pada 2025, PASI Kabupaten Sorong sempat vakum kepemimpinan karena Pak Ketua, almarhum Pak Alhmarhum Cliff Agus Japsenang dalam kondisi sakit. Baru pada tahun 2025 dilakukan reorganisasi dan saya diberikan kepercayaan untuk melanjutkan kepemimpinan periode 2023–2027,” ungkapnya.
Ia menyebut bahwa dirinya mulai aktif memimpin sejak Oktober 2025 sehingga fokus utama saat itu yakni konsolidasi internal agar organisasi kembali berjalan normal.
“Walaupun pimpinan tidak aktif secara penuh, teman-teman pengurus dan atlet tetap menjalankan kegiatan, mengikuti turnamen tingkat provinsi maupun nasional. Akhir tahun 2025 kami baru benar-benar konsolidasi kembali agar PASI Kabupaten Sorong tetap berjalan,” ucapnya.
Memasuki tahun 2026, PASI Kabupaten Sorong menargetkan untuk mempertahankan prestasi yang telah diraih, sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet melalui penyediaan fasilitas latihan yang lebih memadai.
“Target kami kedepan yaitu mempertahankan prestasi yang ada dan berjuang mendapatkan sarana-prasarana yang layak untuk pembinaan atlet, baik nomor lari, lompat, maupun lempar. Selain itu, kami turut fokus pada peningkatan lisensi dan kapasitas pelatih di berbagai nomor atletik,” imbuhnya.
Rapat kerja ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan PASI Kabupaten Sorong dalam mencetak atlet-atlet berprestasi dan memperkuat pembinaan atletik secara berkelanjutan di daerah. (*)
Tidak ada komentar