Sorong Today, Sorong – Panitia Pelaksana (Panpel) Liga 4 Piala Gubernur Papua Barat Daya memastikan kesiapan penuh jelang laga perebutan juara ketiga dan partai final perebutan juara pertama Liga 4 Piala Gubernur Papua Barat Daya.
Ketua Panpel Liga 4 Piala Gubernur PBD, Amatus Turot menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pertandingan sejak fase penyisihan hingga semifinal berjalan dengan lancar, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Mulai dari penyisihan yang diikuti 9 tim, semuanya berlangsung baik, tertib, dan fair play terjaga,” ujar Amatus Turot dalam keterangannya kepada media pada Sabtu malam (4/4/2026).
Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan bahwa pada babak perempat final, panitia menghadirkan wasit berlisensi Liga 2 dari Makassar guna memastikan kualitas pertandingan tetap terjaga.
Untuk laga perebutan tempat ketiga, Persitam Tambrauw akan berhadapan dengan pada Minggu (5/4/2026) pukul 15.00 WIT. Sementara partai puncak perebutan juara satu akan mempertemukan Persemay Maybrat melawan Persikos Kota Sorong pada Senin (6/4/2026) pukul 15.00 WIT dalam laga yang diprediksi berlangsung sengit.
Amatus menegaskan bahwa kesiapan panitia telah mencapai 95 persen, dengan sisa persiapan hanya pada pelaksanaan teknis di hari pertandingan.
“Untuk kesiapan kami sangat-sangat siap. Tinggal pelaksanaan saja. Termasuk hadiah dan uang pembinaan juara 1, 2, dan 3 sudah disiapkan,” jelasnya.
Dirinya membeberkan bahwa, pelaksanaan penutupan Liga 4 Piala Gubernur PBD tersebyt dipastikan akan berlangsung meriah lantaran akan ditutup langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu. Ia menyebut bahwa sejumlah kepala daerah, pengurus sepak bola, serta pihak sponsor turut dijadwalkan hadir.
“Dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan, panitia menetapkan harga tiket sebesar Rp 20.000 untuk kategori umum dan Rp100.000 untuk VIP. Kebijakan ini bertujuan menghindari penumpukan penonton yang berlebihan,” tuturnya.
Ia menjelaskan, terkait pengamanan, panitia akan menambah jumlah personel yang berkerjasama dengan pihak keamanan setempat mengingat tingginya antusiasme masyarakat terhadap laga final, terutama karena mempertemukan dua tim kuat.
Meski demikian, Amatus memberikan apresiasi tinggi kepada para penonton yang dinilai sangat tertib selama turnamen berlangsung.
“Selama pertandingan yang dilaksanaan mulai penyisihan grub hingga laga semifilan kemarin tidak ada insiden berarti. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat sangat tinggi dalam mendukung sepak bola,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, dirinya pun mengajak seluruh lapisan masyarakat Papua Barat Daya untuk hadir langsung ke stadion dan mendukung tim dengan menjunjung tinggi sportivitas.
“Mari datang ke Stadion Bawela, dukung tim dengan sportif. Kehadiran masyarakat adalah bagian dari membangun sepak bola di Papua Barat Daya,” tandasnya. (*)
Tidak ada komentar