Sorong Today, Sorong – Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) II Partai Golkar Provinsi Papua Barat Daya secara resmi mengumumkan dimulainya tahapan pendaftaran calon Ketua DPD Partai Golkar Papua Barat Daya masa bakti 2025–2030.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung Ketua SC Musda II Golkar PBD, Max Hehanussa, kepada awak media pada Rabu (19/11/2025).
Max menjelaskan bahwa seluruh rangkaian Musda telah disusun secara bertahap, mulai dari pengumuman pendaftaran hingga penetapan bakal calon ketua.
“Hari ini adalah pengumuman pendaftaran dan besok pendaftaran. Semua tahapan sudah kita sebarkan. Pendaftaran dilakukan besok, kemudian pengembalian formulir sampai pukul 20.00 WIT. Setelah itu verifikasi dan penetapan bakal calon,” ujar Ketua SC Musda II Golkar PBD, Max Hehanussa, Rabu (19/11/2025).
Max menegaskan bahwa syarat utama untuk menjadi bakal calon ketua adalah dukungan minimal 30 persen dari total pemilik suara sah dalam Musda.
“Dukungan minimal 30 persen itu mutlak. Tanpa dukungan 30 persen berarti tidak ada,” tegasnya.
Hak suara Musda II Golkar PBD berasal dari:
Dengan komposisi tersebut, minimal dukungan yang harus dikantongi calon adalah empat suara.
Max menambahkan bahwa legalitas tiap pihak yang memberikan suara harus jelas, termasuk administrasi sekretariat, demi menghindari persoalan mendadak menjelang Musda.
Berdasarkan Pengumuman Nomor: B-01/PAN-MUSDA II/PG-PBD/XI/2025, berikut tahapan Musda:
Tempat pendaftaran berada di Sekretariat Panitia Musda II, Jl. S. Maruni KM 10, Kelurahan Klawuyuk (Drei Kinder), pukul 10.00–16.00 WIT.
“Pendaftaran bisa diwakilkan oleh perwakilan yang ditunjuk, tetapi pengembalian berkas tidak dapat diwakilkan,” ucapnya.
Pelaksanaan Musda II Partai Golkar Papua Barat Daya dijadwalkan pada 22 November 2025. Ketua Umum DPP Golkar direncanakan tiba di Sorong pada pukul 14.00–15.00 WIT, sementara pembukaan Musda diperkirakan dimulai pukul 16.00 WIT.
Dua hotel telah disiapkan dan direncanakan sebagai lokasi kegiatan, yakni Hotel Aston dan Hotel Vega, menyesuaikan dengan kebutuhan keamanan dan ketersediaan kamar.
Pengurus DPP bidang kepartaian dijadwalkan hadir lebih awal, mulai Kamis hingga Sabtu, untuk memastikan seluruh rangkaian Musda berjalan tertib.
“Kami yakin Musda berjalan baik. Ini bukan yang pertama bagi Golkar. Riak-riak itu biasa, bagian dari demokrasi. Golkar itu demokratis, tapi tetap demokrasi yang terpimpin,” ungkapnya.
Saat ditanya mengenai jumlah kandidat yang akan mendaftar, Max belum memberikan angka pasti.
“Ya kita tunggu. Namun riak-riak itu penting. Golkar penuh dinamika,” imbuhnya.
Dengan dibukanya pendaftaran resmi, dinamika politik menjelang Musda II Partai Golkar Papua Barat Daya diperkirakan semakin menghangat, mengingat pentingnya pemilihan ketua untuk periode lima tahun ke depan. (*)
Tidak ada komentar