Sorong Today – Ratusan karyawan non staf PT Putera Manunggal Perkasa (PMP) menggelar aksi damai pada Senin (28/7), menuntut kejelasan status dan hak-hak mereka sebagai tenaga kerja. Aksi ini berlangsung di depan Perumahan Mill Cendrawasih, Distrik Kais, Kabupaten Sorong Selatan.

Para pekerja membawa spanduk berisi tuntutan dan kecaman terhadap manajemen perusahaan, yang mereka nilai tidak transparan dalam menetapkan kebijakan. Tuntutan utama adalah kepastian status kerja serta pemenuhan hak-hak yang selama ini dianggap diabaikan.

“Kami hanya ingin kejelasan soal status dan hak kami. Selama ini tidak pernah jelas. Perusahaan sering ubah aturan sepihak tanpa sosialisasi,” ujar Ifanli Iha, salah satu karyawan yang ikut dalam aksi.
Dalam orasinya, massa aksi juga menyuarakan keberatan terhadap perubahan kebijakan internal yang disebut dilakukan sepihak oleh manajemen tanpa melibatkan karyawan. Kondisi ini dinilai merugikan para pekerja dan menimbulkan ketidakpastian hubungan kerja.
Menanggapi aksi tersebut, pihak manajemen PT PMP akhirnya menggelar pertemuan dengan perwakilan karyawan. Dalam pernyataan resminya, perusahaan menyatakan komitmennya untuk merasionalisasi kebijakan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berlaku.

Aksi damai ini berlangsung tertib dan aman. Para karyawan menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk peringatan agar perusahaan lebih terbuka dan adil dalam membangun hubungan industrial.
Mereka juga berharap komitmen manajemen bukan sekadar janji, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kebijakan yang berpihak pada keadilan dan kesejahteraan karyawan. (Hasyim Kelirey/Sorongtoday.com)
Tidak ada komentar