Sorong Today, Sorong – Persemay Maybrat menyiapkan strategi rahasia jelang partai final Liga 4 Piala Gubernur Papua Barat Daya menghadapi Persikos Kota Sorong yang dijadwalkan digelar bertempat di Stadion Bawela Kota Sorong, pada Senin sore (6/4/2026).

Manajer Persemay Maybrat, Steven Murafer mengatakan bahwa timnya berada dalam kondisi terbaik, baik secara fisik maupun mental.
Ia mengawali dengan rasa syukur atas perjalanan tim yang mampu menembus babak final. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras para pemain yang tampil disiplin, mengikuti instruksi pelatih, serta menunjukkan mental bertanding yang kuat sejak fase penyisihan hingga semifinal.
“Anak-anak bermain luar biasa. Ini pencapaian yang sangat membanggakan, apalagi ini pengalaman pertama kami di Liga 4,” ujar Steven Murafer kepada awak media, Minggu (5/4/2026).
Ia menyampaikan bahwa, modal kemenangan 2-0 atas Persikos Kota Sorong saat fase grup turut menambah kepercayaan diri tim. Namun demikian, Steven menegaskan bahwa pertandingan final akan menjadi laga berbeda yang membutuhkan fokus dan strategi matang.
“Kami siap 100 persen. Semua pemain dalam kondisi fit dan siap tampil all out. Target kami jelas, meraih kemenangan dan membawa pulang piala,” tegasnya.
Dari sisi persiapan, Persemay Maybrat tergolong tim yang baru terbentuk pada 8 Maret 2026. Meski hanya memiliki waktu sekitar dua pekan untuk persiapan, tim mampu menunjukkan performa impresif. Seleksi pemain yang dilakukan secara singkat justru menghasilkan skuad kompetitif berkat kejelian tim pelatih dalam memilih pemain potensial di wilayah Sorong Raya.
Steven mengakui sempat ada tantangan di awal, terutama dalam hal adaptasi pemain terhadap strategi dan instruksi pelatih. Namun, ia memuji kemampuan para pemain yang cepat beradaptasi dan berkembang.
“Anak-anak sangat cepat menangkap instruksi. Secara teknis mereka berkembang pesat, dan itu terlihat dari performa tim yang solid di semua lini,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa, dukungan penuh dari pemerintah daerah dalam hal ini Pemkab Maybrat menjadi faktor penting dalam perjalanan tim. Mulai dari pembentukan tim, peluncuran, hingga penandatanganan kontrak pemain, semuanya mendapat perhatian serius dari pihak pemerintah.
“Dukungan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berjuang dan memberikan hasil terbaik,” paparnya.
Menatap final, dirinya menerangkan bahwa tim dengan julukan Negeri Raa Bobot mengusung optimisme tinggi untuk menjadi juara dan mewakili Papua Barat Daya ke tingkat nasional.
Steven mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Maybrat dan Sorong Raya untuk hadir langsung di stadion memberikan dukungan bagi tim kebanggaan warga Maybrat.
“Kami berharap dukungan penuh dari suporter sebagai pemain ke-12. Itu sangat penting untuk memotivasi anak-anak di lapangan,” tandasnya. (*)
Tidak ada komentar