Sorong Today – Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Papua Barat Daya, Wiryawan Kresna Wisnu Brata, menegaskan dukungan agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Wisnu Brata saat memberikan sambutan di hadapan Kapolda Papua Barat Daya yang diwakili oleh Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas), pada pembukaan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) I dan Baitul Arqam Madya.
Kegiatan ini digelar di Aula Rektorat Universitas Muhammadiyah Sorong (Unamin), Kamis (29/1/2026).
“Pemuda Muhammadiyah mulai dari Pimpinan Pusat, Wilayah hingga Daerah di seluruh Indonesia solid dan tegas mendukung Polri tetap berada langsung di bawah Presiden,” tegas Wisnu Brata.
Pernyataan tersebut disambut riuh tepuk tangan dari seluruh peserta Rapimwil yang merupakan anggota Pemuda Muhammadiyah se-Papua Barat Daya.
Wisnu Brata menjelaskan, Rapimwil I menjadi momentum penting konsolidasi organisasi Pemuda Muhammadiyah di seluruh tingkatan kepemimpinan di Provinsi Papua Barat Daya.
Selain itu, forum ini juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi program kerja yang telah berjalan sekaligus menyusun rencana kerja satu tahun ke depan.
“Selain konsolidasi organisasi, kami juga mengevaluasi program kerja yang telah terlaksana serta menyusun agenda dan target kerja untuk satu tahun ke depan,” tambahnya.
Rapimwil I PWPM Papua Barat Daya dirangkaikan dengan kegiatan Baitul Arqam Madya yang berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak 29 hingga 31 Januari 2026. Baitul Arqam Madya merupakan kegiatan pengkaderan wajib bagi anggota Pemuda Muhammadiyah.
Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai materi strategis yang disampaikan oleh akademisi, Senator DPD RI, Kapolda Papua Barat Daya, serta Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, guna memperkuat ideologi, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan kader Pemuda Muhammadiyah.(Has/Sorongtoday.com)
Tidak ada komentar