Sorong Today, Sorong – Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Papua Barat Daya segera membuka pendaftaran calon Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten/Kota (AFK) untuk lima kabupaten dan satu kota se-Papua Barat Daya. Rencana pembukaan pendaftaran tersebut dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026.
Ketua AFP Papua Barat Daya, Bartholomeus Asem mengatakan pembukaan pendaftaran ini merupakan bagian dari mandat organisasi yang diberikan langsung oleh Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) untuk membentuk struktur kepengurusan futsal di tingkat kabupaten dan kota.
“Dalam rangka pembentukan komposisi kepengurusan di tingkat kabupaten kota yang merupakan mandat organisasi, kami akan segera membuka pendaftaran bagi calon ketua AFK di lima kabupaten dan satu kota se-Papua Barat Daya. Pendaftarannya direncanakan dibuka Februari ini dengan mekanisme seleksi berupa fit and proper test,” kata Bartholomeus saat ditemui di Kantor AFP Papua Barat Daya, Kota Sorong, Jumat (30/1/2026).
Ia menjelaskan, proses seleksi calon ketua AFK akan dipusatkan di Kantor AFP Papua Barat Daya di Kota Sorong. Sementara itu, jadwal pelaksanaan, tahapan seleksi, serta persyaratan administrasi dan teknis akan diumumkan secara resmi dalam waktu dekat.
Menurutnya, pengumuman tersebut akan disebarluaskan melalui berbagai kanal informasi, mulai dari media massa, media elektronik, media sosial, hingga selebaran, spanduk, dan poster yang disiapkan panitia.
Berto, sapaan akrab Bartholomeus Asem menegaskan bahwa proses seleksi ini bersifat terbuka untuk umum. Artinya, setiap warga yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftarkan diri sebagai calon ketua AFK.
“Seleksi ini terbuka untuk umum. Siapa saja boleh ikut dan memiliki kesempatan yang sama untuk dinilai. Namun tentu kami memiliki indikator penilaian, terutama kemampuan dan komitmen untuk memajukan industri futsal di daerah masing-masing. Minimal memiliki kecintaan terhadap futsal atau pernah berkecimpung di dunia futsal,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dirinya menuturkan bahwa pembentukan kepengurusan AFK yang solid di tingkat kabupaten dan kota menjadi fondasi penting bagi pengembangan futsal Papua Barat Daya secara menyeluruh. Dengan kepemimpinan yang profesional dan kompeten, diharapkan pembinaan atlet, kompetisi lokal, hingga tata kelola organisasi dapat berjalan lebih optimal.
Ia mengajak seluruh pecinta futsal, pelaku olahraga, dan pemerhati pembinaan atlet di Papua Barat Daya untuk turut berpartisipasi dalam proses seleksi ini.
“Kami mengajak seluruh pecinta futsal di Papua Barat Daya untuk ikut ambil bagian. Ini adalah momentum membangun futsal daerah agar lebih maju, profesional, dan berprestasi. Kami ingin menjaring figur-figur terbaik yang benar-benar memiliki visi dan dedikasi,” tandasnya. (*)
Tidak ada komentar