Papua Barat Daya Masuk 10 Besar Nasional Penyusunan APBD 2026, Teratas se-Tanah Papua 

waktu baca 2 menit
Rabu, 31 Des 2025 04:57 39 Redaksi

Sorong Today, Sorong – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (Pemprov PBD) berhasil menunjukkan kemajuan signifikan dalam tata kelola keuangan daerah. 

Setelah sempat mengalami penurunan kinerja penyerapan dan penyusunan anggaran Otonomi Khusus (Otsus) pada periode 2024–2025, provinsi ke-38 di Indonesia ini berhasil bangkit dan mencatatkan prestasi membanggakan pada Tahun Anggaran 2026.

Pj Sekda PBD Yakob Kareth menuturkan bahwa peningkatan kinerja tersebut merupakan hasil dari langkah strategis dan kolaborasi intensif antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta DPR Papua Barat Daya.

“Pada 2024–2025, kinerja Otsus kita memang masih rendah, baik dari sisi daya serap maupun proses administrasi. Namun di 2025 kami mulai melakukan pembenahan serius dengan memperkuat koordinasi melalui TAPD, OPD, dan DPR,” tutur Pj Sekda PBD Yakob Kareth.

Dinilainya bahwa, salah satu langkah utama yang dilakukan adalah meningkatkan intensitas rapat koordinasi, khususnya dengan OPD pengelola dana Otsus. 

Tak hanya itu, disebutkannya bahwa Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya turut terlibat aktif falam menjalin komunikasi dan konsultasi dengan pemerintah pusat.

“Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, serta Kementerian Keuangan. Semua masukan dan arahan dari kementerian kami tindaklanjuti secara serius,” paparnya.

Upaya tersebut membuahkan hasil signifikan. Pada penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026, Papua Barat Daya berhasil masuk 10 besar nasional dalam ketepatan dan kualitas penyusunan anggaran, meskipun baru berdiri sebagai daerah otonom baru. Bahkan, di wilayah Tanah Papua, Papua Barat Daya menempati peringkat pertama.

“Mulai dari pembahasan KUA-PPAS, persidangan bersama DPR, hingga penetapan APBD pada November, seluruh proses berjalan dengan sangat sinergis. Bahkan RAP Otsus kita berada di peringkat teratas, sesuatu yang sebelumnya belum pernah kita capai,” terangnya.

Dirinya menambahkan, capaian tersebut menjadi bukti bahwa dengan kolaborasi yang kuat, koordinasi yang baik, serta pemanfaatan sumber daya secara optimal, percepatan pembangunan dapat dilakukan meski dengan berbagai keterbatasan.

“Walaupun ini bukan untuk berbangga diri, capaian ini menunjukkan bahwa Papua Barat Daya mampu bersaing secara nasional. Di akhir tahun ini, kami juga telah menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada seluruh OPD sebagai dasar pelaksanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026,” imbuhnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA