Sorong Today, Sorong – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menunjukkan perhatian serius terhadap para tokoh masyarakat di Tanah Papua, termasuk di Provinsi Papua Barat Daya.
Bentuk perhatian tersebut diwujudkan melalui bantuan langsung kepada tokoh-tokoh Papua yang disalurkan melalui Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua Barat Daya.
Menjelang perayaan Natal Tahun 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026, salah satu tokoh pemuda Papua asal Maybrat, Rudolfo Nauw menerima bantuan dari Presiden Prabowo Subianto berupa renovasi ringan rumah tinggalnya yang berlokasi di Aimas, Kabupaten Sorong.
Bantuan Presiden tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua LMA Papua Barat Daya, George Karel Dedaida kepada Rudolfo Nauw sebagai bentuk kepedulian negara terhadap peran tokoh pemuda Papua dalam menjaga stabilitas dan persatuan bangsa.
Ketua LMA Papua Barat Daya, George Dedaida menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan pesan langsung dari Presiden Prabowo agar para tokoh pemuda terus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memperkuat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Bantuan dari Bapak Presiden ini diharapkan dapat mendorong para tokoh pemuda Papua untuk terus menjaga kamtibmas serta memperkokoh persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar George
Dedaida, Jumat (19/12/2025).
Bantuan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Sorong, khususnya dari tokoh pemuda penerima bantuan, Rudolfo Nauw yang akrab disapa Dolfo.
Dirinya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian Presiden Prabowo terhadap pemuda Papua.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian Bapak Presiden kepada kami pemuda Papua. Kami mendoakan semoga Bapak Prabowo selalu sehat dan diberikan kekuatan untuk memimpin negara ini,” ungkap Dolfo.
Dolfo berharap agar program bantuan serupa dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang karena dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya di daerah-daerah Papua.
“Kami berharap bantuan dari Bapak Presiden ini dapat terus diberikan di tahun-tahun berikutnya, karena sangat membantu masyarakat di daerah,” paparnya.
Bantuan ini dinilai sebagai wujud nyata kehadiran negara di Tanah Papua, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dengan masyarakat adat dan pemuda Papua Barat Daya menjelang momentum hari besar keagamaan dan pergantian tahun. (*)

Tidak ada komentar