Sorong Today, Sorsel – Menjelang Perayaan Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026 (Nataru), Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Doberay George Ronald Konjol mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) demi terciptanya suasana damai dan penuh sukacita di Papua Barat Daya, khususnya Kabupaten Sorong Selatan.
Penegasan tersebut disampaikan George Ronald Konjol saat menghadiri acara silaturahmi kamtibmas yang digelar oleh Polda Papua Barat Daya di Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Rabu (17/12/2025).
Dirinya menegaskan bahwa terwujudnya situasi kamtibmas yang kondusif pada perayaan Natal dan Tahun Baru bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian semata, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat.
“Terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya tugas kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua sebagai masyarakat adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan seluruh warga,” ujar Ronald Konjol.
Ia berharap situasi keamanan di Kabupaten Sorong Selatan dan Provinsi Papua Barat Daya secara umum tetap terjaga dengan baik menjelang dan selama perayaan Natal 2025 serta Tahun Baru 2026.
“Mari kita mendukung kinerja Polda Papua Barat Daya untuk bersama-sama mewujudkan suasana yang aman, damai, dan penuh sukacita di tengah masyarakat Distrik Teminabuan menjelang Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, agar terhindar dari permasalahan atau kejadian yang dapat mengganggu situasi keamanan,” ajaknya.
Kegiatan silaturahmi kamtibmas tersebut berlangsung di Kantor Sekretariat Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Doberay, Distrik Teminabuan.
Pelaksanaan kegiatan ini dihadiri para kepala suku dan sub suku, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh gereja, serta tokoh perempuan se-Distrik Teminabuan.
Dalam kesempatan tersebut, para tokoh menyampaikan sejumlah harapan dan masukan kepada pihak kepolisian, di antaranya pemberantasan peredaran minuman keras (miras) dan lem aibon yang dinilai sangat merusak masa depan generasi muda Papua.
Selain itu, mareka meminta peningkatan kegiatan patroli kepolisian secara berkelanjutanguna mencegah terjadinya aksi kejahatan dan tindak kriminalitas di wilayah Sorong Selatan.
Para tokoh turut mendorong agar pihak kepolisian dapat menerbitkan Surat Edaran atau imbauan kamtibmas kepada masyarakat menjelang dan saat perayaan Natal 2025 serta Tahun Baru 2026, sebagai langkah preventif menjaga stabilitas keamanan.
Sementara itu, pihak Polda Papua Barat Daya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan seluruh tokoh adat dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Pada momen tersebut, Polda Papua Barat Daya juga menyerahkan tali asih secara simbolis sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru.
Dengan adanya sinergi antara kepolisian, tokoh adat, dan masyarakat, diharapkan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kabupaten Sorong Selatan dapat berlangsung dengan aman, damai, dan penuh sukacita. (*)
Tidak ada komentar