Sorong Today, Tambrauw – Menjelang perayaan Hari Raya Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), warga Jalan Sausapor, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya menyampaikan kekhawatiran terkait maraknya penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya akibat konsumsi minuman keras (miras).
Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh warga setempat saat kegiatan silaturahmi kamtibmas bersama Tim Polda Papua Barat Daya yang berlangsung pada Jumat (12/12/2025) lalu.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat, serta warga yang berdomisili di sekitar Jalan Pasar Sausapor.
Dalam pertemuan itu, warga menyatakan dukungannya terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia, khususnya PBD dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Namun demikian, warga berharap agar patroli kamtibmas dapat lebih ditingkatkan, terutama pada titik-titik yang dianggap rawan terjadinya keributan akibat pengaruh minuman beralkohol.
Tokoh Masyarakat Sausapor Vincent Tius Teniwut menegaskan bahwa peningkatan patroli sangat diperlukan guna menciptakan suasana Natal dan Tahun Baru yang aman, damai, serta penuh sukacita bagi seluruh masyarakat.
“Patroli di berbagai titik rawan konsumsi minuman beralkohol oleh oknum masyarakat tertentu perlu terus dilakukan, karena sering kali hal tersebut memicu perkelahian maupun keributan yang dapat mengganggu kamtibmas,” tegas Tokoh Masyarakat Sausapor Vincent Tius .
Selain persoalan miras, Vincent meminta pihak Kepolisian untuk menertibkan aktivitas perang meriam antar anak-anak yang kerap menimbulkan kebisingan dan berpotensi memicu konflik antarwarga.
Ia menekankan pentingnya pengamanan di berbagai gereja saat pelaksanaan ibadah Natal dan Tahun Baru.
“Kami berharap ada pengamanan maksimal di gereja-gereja, agar umat dapat beribadah dengan aman dan khusyuk,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Vincent mewakili warga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polda PBD atas kunjungan dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat Sausapor.
“Kami merasa diperhatikan oleh pihak Kepolisian. Kehadiran Polda Papua Barat Daya di tengah masyarakat memberikan rasa aman dan kepercayaan,” ungkapnya.
Sebagai bentuk kepedulian dan ungkapan terima kasih, pihak Polda PBD turut menyerahkan tali asih secara simbolis kepada warga yang bermukim di wilayah tersebut.
Kegiatan silaturahmi kamtibmas ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus menjadi langkah preventif dalam menjaga situasi keamanan yang kondusif menjelang perayaan Nataru di Kabupaten Tambrauw. (*)
Tidak ada komentar