Sorong Today – Politisi Partai Golkar Papua Barat Daya, Jois Kambu, SE., M.Ling, menegaskan bahwa Musyawarah Daerah (Musda) II Partai Golkar Papua Barat Daya yang akan digelar pada 22 November 2025 di Kota Sorong merupakan agenda penting dan normatif dalam rangka konsolidasi organisasi serta pemilihan Ketua DPD Golkar Papua Barat Daya periode 2025–2030.
Menurut Jois Kambu, Musda kali ini menjadi ruang evaluasi menyeluruh atas perjalanan organisasi Golkar Papua Barat Daya, terutama pasca penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah 2024. Ia menilai momen ini penting bagi seluruh kader untuk berbenah dan menata kembali arah organisasi ke depan.
“Pemilu Kada 2024 memberikan banyak catatan penting bagi kita semua sebagai kader. Ini saatnya kita memperbaiki dan memperkuat kembali struktur dan kerja-kerja organisasi Partai Golkar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Jois Kambu menilai Partai Golkar Papua Barat Daya memiliki banyak kader potensial dan berkualitas untuk menahkodai organisasi. Ia secara khusus menyampaikan dukungannya kepada Septinus Lobat, SH., MA, yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Sorong.
“Pak Septinus Lobat memiliki latar belakang lengkap sebagai organisatoris, birokrat, sekaligus politisi. Saya melihat beliau sebagai sosok yang sangat layak memimpin Golkar Papua Barat Daya ke depan. Beliau ini energi baru, dan saya optimis Golkar akan semakin baik dan jaya di bawah kepemimpinannya,” ungkapnya.
Jois menambahkan, Musda II bukan hanya forum pengambilan keputusan tertinggi, tetapi juga harus menjadi ruang mempererat silaturahmi dan solidaritas antarkader Golkar di Papua Barat Daya.
“Harapan saya, Musda ini dapat memupuk kembali kekompakan dan kebersamaan kita sebagai sesama kader,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Jois Kambu menegaskan bahwa seluruh kader Partai Golkar wajib tegak lurus terhadap arahan DPP Golkar.
“Semua kader Golkar hukumnya tegak lurus dan wajib mengamankan setiap keputusan strategis organisasi yang ditetapkan oleh DPP Golkar,” tegasnya.
Tidak ada komentar